TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Badan Ekonomi kreatif (Bekraf) akan kembali menggulirkan dana bantuan insentif pemerintah (BIP) kepada para pelaku usaha ekonomi kreatif tahun ini.

Fadjar Hutomo, Deputi Akses Permodalan Bekraf mengatakan BIP akan diberikan kepada pelaku ekonomi kreatif (e-kraf) dan pengusaha start-up sub sektor kuliner, fesyen, kriya, dan aplikasi digital serta pengembangan permainan (game) AGD.

Menurut Fadjar, melalui bantuan pendanaan ini, Bekraf bisa mendorong pelaku ekonomi kreatif dan start-up guna meningkatkan kapasitas usaha maupun produksi.

“Kami berharap bisa terus meningkatkan usaha ekonomi kreatif dan strat up, salah satunya dengan memberikan bantuan pendanaan,” ujar Fadjar dalam siaran pers, Senin (30/4).

Untuk itu, tambah Fadjar bagi pendaftar BIP baik dari pelaku usaha badan usaha ekonomi kreatif yang berbadan hukum maupun tidak harus mengajukan proposal terlebih dahulu dan untuk calon penerima harus dalam keadaan tidak sedang menerima bantuan sejenis dari pemerintah pusat maupun daerah dalam tahun berjalan.

Baca: Kepala Satpol PP DKI Tegaskan Tak Ada Anak Buahnya Ikut Aksi May Day

“Penerima BIP nantinya akan diwajbkan untuk memberikan laporan kinerja setiap enam bulan sekali selama lima tahun,” tutur Fadjar.

Selain itu, tambah Fadjar Bekraf juga akan melakukan tahap seleksi dengan seleksi administrasi, wawancara, dan verifikasi lapangan untuk penerima BIP.

“untuk tahap penyeleksian kurator akan menyeleksi kelayakan bisnis, model dan solusi bisnis, potensi pasar, tingkat persaingan dan jumlah modal kerja yang dibutuhkan pelaku usaha” tuturnya.

Setelah tahap penyeleksian selesai, tambah Fadjar BIP akan diberikan dengan transfer dana maksimal Rp 0 juta untuk setiap penerima.

“Untuk pendaftaran BIP sekaligus seleksi administrasi dan kurasi sudah bisa diajukan mulai 30 April hingga 20 Mei 2018,” kata Fadjar.

Berita ini sudah tayang di kontan berjudul Tahun ini, Bekraf kembali gulirkan bantuan insentif untuk pelaku ekonomi kreatif



Source link