Forum Kerja Sama Media ASEAN-China perdana dibuka Forum Kerja Sama Media ASEAN-China perdana dibuka Wuxi (EKRAF News) – Forum Kerja Sama Media ASEAN-China atau ASEAN-China Media Cooperation Forum yang pertama kali digelar resmi dibuka di Kota Wuxi, Provinsi Jiangsu, Cina pada Sabtu (12/5).

Forum Kerja Sama Media ASEAN-China yang pertama dibuka oleh Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN AKP Mochtan, Sekretaris Jenderal ASEAN-China Center Yang Xiuping serta dihadiri Konselor Departemen Asia Kementerian Luar Negeri Republik Rakyat China Yang Mu, Wakil Direktur Umum Kantor Infromasi Pemerintah Provinsi Jiangsu Yang Liquin, anggota Komite dan Direktur Departemen Publisitas Kota Wuxi Yuan Fei.

Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN AKP Mochtan dalam sambutannya mengatakan dengan dibukanya ASEAN-China Media Coopertion Forum merupakan kesempatan yang baik untuk membangun hubungan media negara-negara ASEAN dan China yang saling menguntungkan atau win-win solution setelah kerja sama yang telah dijalin selama 15 tahun antara China dan negara-negara ASEAN.

"Media memainkan peranan yang penting dalam memperdalam dan memperkuat kerja sama yang telah dijalin antara ASEAN dan China," katanya.

Mochtan menilai saat ini kemitraan media, baik antar perusahaan maupun antarpemerintah antara negara ASEAN dan China sangat inovatif.

Dia mengatakan media telah menjadi bagian dari kemajuan masyarakat, memperkuat usaha kecil dan menengah, mempromosikan pendidikan dan budaya.

"Peran media juga sangat penting dalam menyebarkan ilmu pengetahuan, menyuarakan integritas, menjembatani hubungan dan katalis untuk perubahan," katanya.

Dalam konteks ASEAN, lanjut dia, persepsi masyarakat sangat kritis dalam keberhasilan proses integrasi regional.

Karena itu diperlukan pemahaman yang mendalam tentang apa yang integrasi regional lakukan dan apa yang tidak serta kesempatan yang tersedia bagi warga negara adalah penting bagi pemangku kepentingan.

"Untuk itu, media adalah pemangku kepentingan yang mampu meningkatkan kesadaran, mempromosikan pemahaman dan mengoreksi persepsi yang keliru tentang agenda integrasi ASEAN," katanya.

Sebagaimana kemitraan antara ASEAN dan China telah terjalin dalam tiga pilar Komunitas ASEAN, yaitu ketahanan politik, ekonomi dan sosial bidaya, media memiliki peran dalam menegaskan kepentingan serta implikasi dari kerja sama tersebut.

Potensi kerja sama

Menurut dia, masyarakat ASEAN dan China perlu memahami bahwa potensi kerja sama sangat banyak karena China adalah mitra dagang terbesar ASEAN dan menjadi investasi asing terbesar keempat negara-negara ASEAN.

"Karena itu, kami bergantung pada media untuk melihat fakta bahwa kesempatan tersebut untuk setiap orang di setiap sektor kerja sama antara ASEAN dan China, baik itu sektor pertanian, pariwisata, pendidikan dan perdagangan," katanya.

Dia menambahkan karena itu pula, pihaknya mengandalkan media dalam menyebarkan informasi dan menanamkan pemahaman tentang kemitraan strategis antara ASEAN dan China.

Dalam kesempatan sama, Sekretaris Jenderal ASEAN-China Centre Yang Xiuping mengatakan China mengharapkan kerja sama dengan ASEAN dengan menciptakan hubungan yang lebih dekat untuk tujuan yang sama dalam bisnis, inovasi dan perkembangan yang inklusif.

"Premier Li telah mengunjungi Sekretariat ASEAN beberapa waktu lalu dan menyampaikan keberhasilan ASEAN yang telah dicapai. Kunjungan tersebut akan menghasilkan imbas yang positif dalam perkembangan ke depannya baik Indonesia-China, maupun hubungan ASEAN-China," katanya.
 



Source link